Ikatan Alumni Teknik Sipil UNPAR Serahkan Beasiswa Tahap Satu kepada Mahasiswa Terdampak Pandemi Covid-19

UNPAR.AC.ID, Bandung – Ikatan Alumni Teknik Sipil UNPAR (IATS UNPAR) serahkan beasiswa tahap satu kepada tiga mahasiswa program sarjana Teknik Sipil UNPAR pada Jumat, (28/1/2022) yang bertempat di gedung Pusat Pembelajaran Arntz-Geise (PPAG) UNPAR secara hybrid.

Dana beasiswa sebesar Rp 852 juta tersebut akan digunakan dalam rangka mendukung kegiatan belajar dan pengajaran kata Darwin Tisna Djajawinata, S.T., M.Sc, selaku Ketua Umum IATS UNPAR.

Dia berharap, beasiswa yang diberikan tersebut bisa menjadi pemacu semangat para mahasiswa untuk menyelesaikan kuliahnya.

“Jangan lupa pada saatnya nanti saya harapkan adik-adik juga bisa memberikan hal yang serupa pada saat nanti kalian sudah menjadi seseorang atau sudah menjadi sukses dalam karir kalian,” ucapnya.

Dekan Fakultas Teknik UNPAR, Doddi Yudianto, Ph.D. mengatakan jika pada masa pandemi ini banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan secara finansial untuk dapat melanjutkan studinya.

“Sehingga dengan adanya beasiswa IATS ini saya sangat meyakini bahwa akan cukup banyak mahasiswa  yang terbantu,” katanya.

Doddi menuturkan apabila pemanfaatan anggaran tersebut dapat diperluas, yang bukan saja beasiswa bagi mahasiswa yang mengalami kendala finansial, tapi juga dapat menggapai kesempatan atau peluang bagi mahasiswa untuk bisa berkarier atau studi lanjut.

“Karena sebagian besar mahasiswa itu saya kini juga punya keinginan untuk studi lanjut tapi banyak diantara mereka juga yang sebenarnya terbatas secara pembiayaan untuk bisa

mengenyam pendidikan yang lebih tinggi,” tuturnya.

Penyerahan beasiswa IATS sendiri merupakan tindak lanjut dari program IATS Charity yang diselenggarakan selama 1 bulan penuh mulai tanggal 17 Oktober sampai dengan 16 November 2021 yang diinisiasi IATS-UNPAR dalam bentuk kegiatan amal yang memadukan aktivitas olahraga dan penggalangan dana.

“Setiap dana yang terkumpul sejumlah Rp  41 ribu  dikonversikan menjadi satu poin. Satu poin ini setara dengan satu kilometer berjalan atau berlari atau tiga kilometer bersepeda. Total poin yang dikumpulkan itulah yang menjadi tanggung jawab para peserta yang harus dilunasi dengan berjalan, berlari, atau bersepeda,” ujar Mintajo Darmali, Ketua Pelaksana IATS Charity 2021.

Adapun ketiga mahasiswa program sarjana Teknik Sipil yang mendapatkan beasiswa tersebut adalah Karel Delvin Winardo, Samuel Elmo Surbakti, dan  Kirana Asri Maheswari.

Selaku perwakilan penerima beasiswa, Karel menyampaikan rasa terima kasihnya karena melalui beasiswa ini telah meringankan beban di masa pandemi yang berdampak pada sosial dan ekonomi yang dialami mahasiswa.

“Dan beasiswa ini pun memberi kesempatan bagi kami untuk fokus terhadap studi yang sedang kami jalani saat ini,” kata Karel.

Dia berharap  kedepannya akan banyak mahasiswa yang bisa menerima beasiswa IATS ini dan dapat mendekatkan antara IATS, Jurusan Teknik Sipil, dan membantu mahasiswa aktif dalam menjalankan studi yang sedang dijalani.

Sekadar informasi, IATS Charity merupakan program kegiatan yang diinisiasi oleh IATS UNPAR dalam rangka menggalang bantuan dana studi bagi para mahasiswa yang benar-benar membutuhkan. Kegiatan amal ini memadukan aktivitas olahraga dan penggalangan dana.

Total peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut berjumlah 348 orang yang terbagi dalam 87 tim. Para peserta melakukan aktivitas berjalan, berlari, dan bersepeda untuk menggantikan nilai donasi yang disetarakan dengan jarak tempuh aktivitas tersebut.

Melalui kegiatan yang diselenggarakan selama 1 bulan penuh mulai dari 17 Oktober-16 November 2021 itu, IATS UNPAR berhasil menggalang dana mencapai Rp 910 juta. (Ira Veratika SN/RAM-Humkoler UNPAR)

Artikel Ikatan Alumni Teknik Sipil UNPAR Serahkan Beasiswa Tahap Satu kepada Mahasiswa Terdampak Pandemi Covid-19 diambil dari situs web Universitas Katolik Parahyangan.

Berita Terkini

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

UNPAR.AC.ID, Bandung – Sampai saat ini, masyarakat sering kali menghakimi atau mendiskriminasi suatu golongan tertentu yang masih kental dengan adat serta budaya seperti masyarakat adat, serta mengaitkannya dengan agama. Namun, Mgr. Geise, seorang misionaris sekaligus...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Feb 2, 2022

X