Tawarkan 15 Program Peminatan, FE UNPAR Siap Jawab Kebutuhan Zaman

Era globalisasi membawa perubahan yang cukup signifikan dalam bidang ekonomi. Perekonomian dunia telah berubah dan akan terus melaju mengikuti perkembangan zaman. Menjawab kebutuhan tersebut, ragam pilihan program peminatan ditawarkan Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan (FE UNPAR). Sebagai fakultas tertua dengan akreditasi “A”, FE UNPAR mampu melihat kebutuhan zaman dengan menawarkan 15 program peminatan yang dinilai relevan dan signifikan.

Program
Studi (prodi) Sarjana Ekonomi Pembangunan menawarkan 3 (tiga) program
peminatan, Ekonomi Industri dan Perdagangan (EIP), Ekonomi Kawasan dan
Lingkungan (EKL), dan Ekonomi Moneter dan Keuangan (EMK).

Prodi Sarjana Manajemen UNPAR pun memberikan ragam pilihan yang bisa dijadikan opsi bagi calon mahasiswa. Sebanyak 5 (lima) program peminatan bisa jadi bahan pertimbangan. Mulai dari Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Operasi, Organisasi & Manajemen Insani, dan Keuangan & Bisnis Keluarga.

Prodi
Sarjana Akuntansi juga menawarkan 7 (tujuh) peminatan yang layak masuk radar
calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di UNPAR. Program
peminatan yang disediakan yaitu Audit Internal & Konsultasi Bisnis, Audit
Digital, Sistem Informasi & Data Analitik, Akuntansi Manajemen untuk
Bisnis, Akuntansi Keuangan & Pelaporan, Perpajakan dalam Bisnis, dan
Akuntansi Keberlanjutan.

“FE
UNPAR dipastikan selalu menghadapi tantangan, yaitu perubahan yang terjadi di
luar maupun perubahan yang terjadi di dalam. FE bersedia dan berupaya melakukan
penyesuaian dalam menghadapi perubahan tersebut,” ujar Wakil Dekan Bidang
Akademik FE UNPAR Dr. Amelia Setiawan, SE., M.Ak., Ak., CISA., dalam keterangan
tertulisnya, Senin (25/10/2021). 

Dia
menuturkan, beragam program peminatan pun disodorkan sejalan dengan dorongan
dari pemerintah untuk perubahan iklim dan sistem dalam dunia pendidikan di
Indonesia. 

“Perkembangan
lingkungan bisnis, teknologi, keadaan ekonomi, dan berbagai hal lainnya membuat
FE harus selalu mengikuti perkembangan zaman ini. Perkembangan ini tercermin
dengan dilakukannya kajian berkala atas kurikulum di FE. Semua prodi selalu
berusaha untuk menjawab tuntutan perubahan ini,” tuturnya.

Ambil
contoh program peminatan di Prodi Akuntansi Audit Digital. Perkembangan
teknologi sangat berdampak dalam bisnis audit. Penggunaan teknologi digital
dalam bisnis audit mempengaruhi setiap tahapan dalam proses audit. Audit
digital mempermudah proses audit menjadi lebih efektif dan efisien.

Digitalisasi
mempercepat auditor dalam melakukan pekerjaannya, meningkatkan kualitas audit,
memunculkan budaya inovasi seiring dengan perkembangan teknologi, dan mendorong
terciptanya tata kelola perusahaan yang baik dengan sistem digital. Untuk
menanggapi kebutuhan tersebut peminatan Audit Digital ditawarkan.

Dukungan
kerja sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) Big Four, yaitu Deloitte, PwC
(PricewaterhouseCoopers), EY (Ernst & Young), dan KPMG yang telah terjalin erat
dengan UNPAR, membuat peluang untuk bekerja sebagai auditor pun terbuka lebar.

Dalam
hal kebijakan terkait penyediaan barang dan jasa publik, khususnya yang melekat
dengan kawasan/lokasi dimana kegiatan ekonomi berlangsung, program peminatan
Ekonomi Kawasan dan Lingkungan patut dipertimbangkan.

“Program
peminatan ini ditawarkan untuk memberikan pemahaman tentang dampak kegiatan
ekonomi terhadap masalah lingkungan dan kawasan berikut kebijakan public
terkait untuk mengatasinya. Kompetensi pengetahuan, keterampilan, serta sikap
yang dibangun dapat menjadi bekal bagi pengembangan karir di organisasi publik
(pemerintahan atau bukan) maupun swasta,” tuturnya.

FE
UNPAR melalui Prodi Sarjana Manajemen juga menawarkan Keuangan & Bisnis
Keluarga sebagai satu dari sekian program peminatan. Family Business Survey
yang dilakukan Pricewaterhouse Coopers pada 2018, diperoleh beberapa temuan
bahwa 44% bisnis keluarga di Indonesia dimiliki oleh satu pemilik dominan,
sebanyak 81% mengizinkan anggota keluarga bekerja di perusahaan, hanya 44% yang
mengizinkan pasangannya bekerja dan memiliki saham perusahaan. Lebih lanjut ada
54% menyatakan bahwa konflik ditangani melalui diskusi terbuka dan hanya 13%
yang memiliki perencanaan suksesi yang dikomunikasikan. 

Tak
ayal, Ketidaktepatan dalam penanganan permasalahan bisnis keluarga menyebabkan
kemunduran perusahaan dan pada gilirannya pembubaran bisnis. Family Business
Consulting (2009) menunjukkan: hanya 30% bisnis keluarga yang bertahan hingga
generasi kedua, dari yang bertahan itu hanya 12% yang sampai ke generasi
ketiga, dan tinggal 3% yang dapat dioperasikan oleh generasi keempat.

Program
peminatan tersebut, diharapkan menjadi jawaban bagi generasi muda yang handal
untuk mengembangkan bisnis keluarga demi eksistensi dan opsi membangun lini
usaha baru. Lulusan program peminatan ini disiapkan untuk menjadi pengelola
bisnis yang baik dan profesional. 

Jalur
Tanpa Tes

Menyambut
datangnya mahasiswa baru 2022, UNPAR telah membuka seleksi tanpa tes melalui
seleksi Program PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) yang telah dibuka sejak
1 September 2021 hingga 2 November 2021. Seleksi Program PMDK yang ditawarkan
UNPAR tidak memungut biaya apapun.

Seleksi
Program PMDK UNPAR tahun akademik 2022/2023 dilakukan secara online dengan mengisi/melengkapi
formulir isian yang tersedia sesuai petunjuk melalui laman
http://pmb.unpar.ac.id. Seleksi ditujukan bagi siswa kelas XII atau kelas 3
SMA/SMK/Sederajat di seluruh Indonesia pada tahun ajaran 2021/2022. 

Informasi selengkapnya bisa dilihat di laman pmb.unpar.ac.id atau melalui Layanan Informasi PMB UNPAR dengan mengirimkan pesan pada e-mail admisi@unpar.ac.id, telepon (022) 2032655 atau info lebih lanjut di akun @unparofficial (Instagram) dan @unpar (Official Line). (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)

Artikel Tawarkan 15 Program Peminatan, FE UNPAR Siap Jawab Kebutuhan Zaman diambil dari situs web Universitas Katolik Parahyangan.

Berita Terkini

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

UNPAR.AC.ID, Bandung – Sampai saat ini, masyarakat sering kali menghakimi atau mendiskriminasi suatu golongan tertentu yang masih kental dengan adat serta budaya seperti masyarakat adat, serta mengaitkannya dengan agama. Namun, Mgr. Geise, seorang misionaris sekaligus...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Oct 27, 2021

X