Menjawab Kegalauan Mahasiswa Melalui Ngobrol Santai Virtual Studi Lanjut MTI UNPAR

Seringkali mahasiswa lulusan S1 masih galau untuk melanjutkan studi lanjut ke magister. Menjadi perdebatan antara bekerja dahulu atau langsung melakukan studi lanjut. Maka dari itu Magister Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (MTI UNPAR) mengadakan Ngobrol Santai Virtual Studi Lanjut pada Sabtu (31/7/2021). Kegiatan ini ingin menyampaikan informasi-informasi seputar studi lanjut secara umum terutama di MTI UNPAR dengan mengundang Ida Bagus Deva Ardha Nareswara Santosa (Alumni MTI UNPAR angkatan 2017) sebagai narasumber.

Deva sapaanya, kini bekerja sebagai Strategic-Performance Analyst di Sampoerna Kayoe. Pada tahun 2017 Deva lulus sarjana TI UNPAR, kemudian langsung melanjutkan magister sambil bekerja part-time sebagai guru coding. Di tahun 2019 ia lulus S2 dan langsung melamar ke Sampoerna Kayoe. Pada tahun 2021 Deva berhasil mendapat promosi sebagai Senior Strategist di Sampoerna Kayoe, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri kayu. Dirinya kini bertugas untuk memonitor progress perusahaan, memenuhi supply chain untuk proyek BoD’s ad-hoc, mengintervensi perselisihan internal, melihat end-to-end supply chain perusahaan, memonitor anggaran proyek dan timeline, merger dan akuisisi, dan mengembangkan produk potensial.

Mengapa Magister?

Menurut Harvard Business Review terdapat tiga alasan untuk seseorang mengambil gelar magister yaitu populasi lulusan S2 meningkat lebih dari 200% sejak tahun 2000, 27% dari karyawan telah meningkatkan standar edukasinya, dan peningkatan gaji rata-rata 25%. 

Bagi Deva sendiri, alasan ia mengambil gelar magister terutama di jurusan Teknik Industri adalah peningkatan jenjang karir lebih cepat, memiliki kesempatan untuk fokus kepada ilmu dan passion terutama Operation Research yang mengatasi sebagian besar masalah inefisiensi perusahaan, dan penghasilan yang lebih besar dibandingkan lulusan sarjana. Dari perspektif Deva, seorang magister teknik industri dapat memiliki skill negosiasi, konsultan, dan menjadi middle guy yang baik.

Magister Teknik Industri UNPAR

Terdapat banyak keuntungan ketika masuk MTI UNPAR yaitu waktu kuliah di malam hari, tenaga pendidik yang berwawasan luas, jurnal yang dipelajari diperbaharui setiap minggunya, respons dari tenaga pendidik yang cepat, dan investasi untuk  relasi karena alumni TI UNPAR yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki koneksi yang kuat. Deva sendiri merasa senang dengan dosen di MTI UNPAR yang friendly sehingga membuatnya merasa bahwa tidak ada jarak antara mahasiswa dan dosen. Waktu perkuliahan pun membuatnya dapat bekerja di pagi hingga sore hari.

Di lingkungan kerja Deva, kebanyakan rekan sejawatnya berasal dari lulusan universitas terkemuka di dunia. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan bagi Deva untuk berkarir. Terbukti di timnya ia adalah satu-satunya karyawan yang berasal dari lulusan universitas swasta di Indonesia yaitu UNPAR. Hal ini membuktikan bahwa lulusan MTI UNPAR mampu bersaing dalam dunia kerja.

Di kesempatan ini, Deva juga menunjukkan perhitungan Return of Investment (ROI) untuk membandingkan jika hanya lulus S1 atau S2. Ternyata jenjang magister membuat dirinya bergerak 5 tahun lebih cepat dibandingkan hanya lulus sarjana.

Seringkali yang menjadi kegalauan lulusan sarjana adalah bekerja atau studi lanjut, namun berdasarkan pengalaman pribadinya Deva menuturkan di MTI UNPAR terdapat kelas malam, maka sangat dimungkinkan bagi mahasiswa untuk sambil bekerja, baik part time maupun full time. Sehingga tidak perlu galau untuk memilih antara bekerja atau studi lanjut karena kedua hal tersebut dapat dilakukan secara bersamaan. (JNS)

Artikel Menjawab Kegalauan Mahasiswa Melalui Ngobrol Santai Virtual Studi Lanjut MTI UNPAR diambil dari situs web Universitas Katolik Parahyangan.

Berita Terkini

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

UNPAR.AC.ID, Bandung – Sampai saat ini, masyarakat sering kali menghakimi atau mendiskriminasi suatu golongan tertentu yang masih kental dengan adat serta budaya seperti masyarakat adat, serta mengaitkannya dengan agama. Namun, Mgr. Geise, seorang misionaris sekaligus...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Aug 3, 2021

X