Teken MoU dengan Hukumonline, FH UNPAR Siap Penuhi Pengayaan Sumber Pembelajaran Hukum

Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (FH UNPAR) dan Hukumonline meneken Memorandum of Understanding (MoU) terkait layanan Premium Stories pada Rabu (28/7/2021) secara daring. Melalui kerja sama tersebut, UNPAR berharap kebutuhan akan pengayaan sumber pembelajaran dan kualitas pendidikan hukum di UNPAR meningkat.

Penandatanganan MoU turut dihadiri oleh Rektor UNPAR Mangadar Situmorang, Ph.D., Dekan FH UNPAR Dr. iur Liona Nanang Supriatna, S.H., M.Hum., Wakil Dekan FH UNPAR Bidang Kemahasiswaan dan Alumni John Lumbantobing, S.H., LL.M., MCIArb., dan Kepala Divisi Humas & Protokoler UNPAR Ariadna Magenta Paramita. Sementara dari Hukumonline hadir Direktur Pemberitaan dan Konten Amrie Hakim serta Pimpinan Redaksi Hukumonline Fathan Qorib.

Rektor UNPAR
dalam sambutannya mengatakan di tengah keterbatasan karena pandemi Covid-19,
maka kolaborasi menjadi hal penting untuk memperkaya pendidikan di FH UNPAR,
baik bagi mahasiswa maupun para dosen. Menurut Rektor, UNPAR terus mencari cara
dan mengembangkan strategi agar program-program yang ada pada akhirnya membuat
penyelenggaraan pendidikan di UNPAR relevan, sesuai dengan kebutuhan
masyarakat, bermakna, dan berdampak positif.

“Ini yang
kami sebut sebagai meaningful dan impactful. Ini yang menjadi tantangan
untuk UNPAR untuk selalu sekali lagi menjadikan UNPAR sebagai pendidikan tinggi
yang relevan sekaligus signifikan,” tutur Rektor.

UNPAR, lanjut Rektor, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Hukumonline yang telah menunjukkan kehendak baik untuk bekerja sama dengan UNPAR. Dari sisi UNPAR, kerja sama ini akan memperkaya sumber-sumber pembelajaran dan pendidikan; mempermudah akses pembelajaran dan pendidikan, baik untuk para mahasiswa maupun dosen. Menurut Rektor, berkat inisiatif dari program studi maupun fakultas akan menjadikan UNPAR sebagai universitas yang relevan dan signifikan, termasuk kerja sama dengan Hukumonline yang diinisiasi oleh FH UNPAR.

“Sangat
berharap tentunya kerja sama ini bisa memenuhi apa yang menjadi kebutuhan UNPAR
dalam penyediaan dan pengayaan sumber pembelajaran hukum di UNPAR bisa terus
meningkat,” ujarnya.

Dekan FH UNPAR Dr. iur Liona Nanang Supriatna, S.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa tantangan saat ini adalah bagaimana seorang mahasiswa, praktisi hukum, dan dosen ilmu hukum memiliki kemampuan riset dan analisis yang baik guna mencari hipotesis dan kemungkinan jawaban-jawaban dari isu hukum yang berkembang. Atau bagaimana memecahkan masalah-masalah hukum yang terjadi sekarang. Namun saat ini sayangnya proses riset dan analisis tidak bisa langsung dilakukan ke lapangan.

“Di sinilah menurut saya, Hukumonline hadir untuk menjawab tantangan-tantangan tersebut. Dan bagi saya, Hukumonline itu adalah media massa di bidang hukum yang paling terkemuka di Indonesia saat ini sekaligus penyedia jasa database dan sistem informasi peraturan perundang-undangan dan bahan-bahan hukum paling lengkap serta komprehensif,” ujarnya.

Dia menuturkan bahwa UNPAR sudah berlangganan layanan database perundang-undangan Hukumonline sejak tahun 2019. Dengan demikian, layanan Hukumonline membantu dosen dan mahasiswa UNPAR terutama di FH UNPAR untuk selalu update dengan peraturan perundang-undangan terbaru. Hukumonline juga rutin melakukan pemeringkatan law firms dan sekolah hukum terbaik di Indonesia. Pada pemeringkatan terakhir tahun 2018, UNPAR menempati peringkat 3 di Indonesia (dan sebagai perguruan tinggi swasta dengan peringkat tertinggi).

“Diharapkan
lewat kerja sama ini, UNPAR meningkatkan level layanan yang dilanggan sehingga
mencakup Premium Stories yang titik beratnya ada pada ulasan detail dan advanced terhadap yurisprudendi dan
doktrin untuk melengkapi database
perundang-undangan yang ada. Semoga kerja sama ini bisa berjalan dengan baik
dan saling membangun,” katanya.

Direktur Pemberitaan dan Konten Hukumonline Amrie Hakim pun mengatakan bahwa sejak didirikan 21 tahun lalu, edukasi hukum menjadi salah satu misi Hukumonline. UNPAR, lanjut dia, menjadi kampus hukum pertama yang menjalin kerja sama layanan Premium Stories.

“Ini menjadi satu kebanggaan bagi kami,” tutur Amrie.

Menurut
dia, profesional hukum yang kompeten akan lahir dari sistem pendidikan yang
baik dan secara berkesinambungan memberikan pemahaman menyeluruh. Baik secara
teori maupun praktik melalui metode pembelajaran dengan didukung tenaga
pengajar yang berkualitas.

Lebih
lanjut, berdasarkan survei yang pernah digelar Hukumonline 2018 lalu, FH UNPAR
menjadi kampus hukum nomor satu di tingkat perguruan tinggi swasta (PTS). Serta
peringkat ketiga kampus hukum terbaik di Indonesia.

“Kami
sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh FH UNPAR yang secara aktif
melengkapi garda terdepan dalam pendidikan hukum, dengan layanan Premium
Stories. Dengan bangga kami menyambut FH UNPAR sebagai pionir dalam kerja sama
Universitas terkait layanan Premium Stories,” katanya.

Melalui kerja
sama ini, Amrie berharap para dosen serta sivitas akademika dapat mengakses
ratusan artikel hukum dalam Premium Stories yang mengulas peraturan, isu hukum,
putusan pengadilan terpilih serta doktrin-doktrin hukum. Artikel dalam Premium
Stories, dibuat oleh jurnalis berpengalaman dari Hukumonline, diperkaya oleh
narasumber kredibel dari berbagai macam profesi yang memberi perspektif baru
terhadap suatu isu hukum yang sedang dibahas.

Selain akses
ke Premium Stories, Kabar Kampus juga menjadi hal yang dikerjasamakan. Melalui
Kabar Kampus, beberapa aktivitas serta program dari FH UNPAR akan jauh lebih
terekspose di Hukumonline, sebagai media tepercaya bagi komunitas hukum
terbesar di Indonesia. Tidak menutup kemungkinan, dosen-dosen juga dapat
menjadi narasumber dalam kegiatan aktivasi yang diselenggarakan oleh
Hukumonline, khususnya untuk Premium Stories.

Ke depannya
akan banyak program dari Hukumonline yang juga membutuhkan support dari FH UNPAR. Amrie berharap kerja sama ini berkelanjutan
dan membawa manfaat kepada kedua belah pihak, khususnya bagi regenerasi
profesional hukum di masa yang akan datang.

Wakil Dekan FH UNPAR John Lumbantobing, S.H., LL.M., MCIArb., menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang dilakukan kedua belah pihak di sektor strategis, terutama untuk meningkatkan kepentingan publik di kalangan hukum. Dia berharap MoU ini dapat ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik ke depannya, dan pihaknya akan saling berkoordinasi agar layanan Premium Stories dapat dimaksimalkan dengan baik.

“Selama
ini banyak MoU atau kerja sama yang setelah ditandatangani, kemudian tindak
lanjutnya entah bagaimana. Tetapi saya sangat yakin untuk Hukumonline ini kerja
sama kita akan produktif, berfaaedah, dan bermanfaat. Nantinya bukan hanya
untuk kita, tetapi juga untuk masyarakat pada umumnya,” ucapnya.

Sementara
itu, Pemimpin Redaksi Hukumonline Fathan Qorib juga menyampaikan apresiasinya
dan menyatakan siap menindaklanjuti kerja sama ini dengan melakukan pembicaraan
lebih lanjut bersama jajaran FH UNPAR.

“Ke depan
kita perlu bicara lebih detail lagi, teknis lagi untuk menentukan jalannya
kerja sama ini agar lebih lancar lagi ke depannya,” ujarnya. (Ira Veratika SN-Humkoler UNPAR)

Artikel Teken MoU dengan Hukumonline, FH UNPAR Siap Penuhi Pengayaan Sumber Pembelajaran Hukum diambil dari situs web Universitas Katolik Parahyangan.

Berita Terkini

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

Menilik Relasi Masyarakat Baduy dan Agama dalam Sudut Pandang Geise

UNPAR.AC.ID, Bandung – Sampai saat ini, masyarakat sering kali menghakimi atau mendiskriminasi suatu golongan tertentu yang masih kental dengan adat serta budaya seperti masyarakat adat, serta mengaitkannya dengan agama. Namun, Mgr. Geise, seorang misionaris sekaligus...

Kontak Media

Divisi Publikasi

Kantor Pemasaran dan Admisi, Universitas Katolik Parahyangan

Jln. Ciumbuleuit No. 94 Bandung
40141 Jawa Barat

Jul 28, 2021

X